Kenapa asam lambung naik

Rasyaherbal.com- Pernahkah anda bertanya tanya kenapa asam lambung naik terus menerus ?simak penyebabnya dan cara mencegahnya.

Pengertian Asam Lambung Tinggi

Asam lambung adalah senyawa yang memiliki rumus kimia HCl atau asam klorida. Senyawa ini bersifat asam. Kadar HCl dalam asam lambung adalah sekitar 0,5 persen dari total getah lambung. HCl berfungsi sebagai disinfektan atau pembunuh kuman dan mengubah pepsinogen menjadi pepsin. HCl juga merangsang usus, hati, dan pankreas untuk mencerna makanan.

Asam lambung tinggi adalah kondisi yang terjadi ketika isi perut Anda datang ke kerongkongan Anda. Hal ini karena sfingter esofagus bagian bawah (LES) santai dan memungkinkan asam lambung untuk masuk kerongkongan Anda. Dokter mungkin mendiagnosa Anda dengan penyakit gastroesophageal (GERD) jika hal ini terjadi lebih dari dua kali seminggu.

Asam lambung berfungsi membunuh bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh bersama-sama dengan bahan makanan. Pada dinding lambung terdapat lendir yang disebut mukus yang berfungsi melindungi lambung. Namun, apabila jumlah lendir terlalu sedikit, atau sebaliknya asam lambung terlalu banyak, maka dapat terjadi luka pada dinding lambung. Gejala asam lambung tinggi ini kemudian menyebabkan penyakit maag.

Penyakit maag dapat timbul karena kelebihan HCl. Produksi HCl ini dapat dipicu oleh makanan dan minuman, misalnya makanan pedas, alkohol, kopi, dan nikotin. Selain itu, juga dapat dipicu oleh tekanan pikiran (stres). Asam lambung naik yang berlebihan ini dapat mengikis dinding lambung, gejala penyakit ini biasanya nyeri di bagian dada.

Kenapa asam lambung naik ?

Di pintu masuk ke perut Anda adalah katup, yang merupakan cincin otot yang disebut lebih rendah esophageal sphincter (LES). Biasanya, LES menutup segera setelah makanan melewati itu.

Jika LES tidak menutup semua jalan atau jika terlalu sering membuka, asam yang dihasilkan oleh perut Anda dapat bergerak ke atas ke kerongkongan. Hal ini dapat menyebabkan gejala seperti nyeri dada terbakar disebut heartburn.

Jika gejala asam lambung ini terjadi lebih dari dua kali seminggu, Anda memiliki penyakit asam lambung tinggi, juga dikenal sebagai penyakit gastroesophageal reflux (GERD).

Gejala Asam Lambung Tinggi

Penyakit asam lambung tinggi biasanya menyebabkan mulas, kemungkinan dikarenakan asam lambung berlebihan atau naik terus-menerus.

Heartburn atau mulas adalah sensasi terbakar yang tidak nyaman yang terjadi di kerongkongan dan terasa di belakang area tulang dada. Ini cenderung menjadi lebih buruk ketika berbaring atau membungkuk. Kondisi ini bisa berlangsung selama beberapa jam dan sering memburuk setelah makan.

Rasa sakit maag dapat bergerak ke arah leher dan tenggorokan. Cairan perut dapat mencapai bagian belakang tenggorokan dalam beberapa kasus, menghasilkan rasa pahit atau asam.

Jika sakit maag terjadi dua kali atau lebih dalam seminggu, itu dikenal sebagai penyakit asam lambung tinggi untuk jangka pendek.

Gejala asam lambung lainnya termasuk:

  • Batuk kering dan persisten
  • Mengi
  • Asma dan pneumonia berulang
  • Mual
  • Muntah
  • Masalah tenggorokan, seperti nyeri, suara serak, atau radang tenggorokan (peradangan kotak suara)
  • Kesulitan atau rasa sakit saat menelan
  • Dada atau sakit perut bagian atas
  • Erosi gigi
  • Bau mulut

 

Cara mencegah asam lambung naik

Hindari Konsumsi Makanan Ini

Berikut beberapa jenis makanan penyebab asam lambung naik yang sebaiknya dihindari:

  • Gorengan

    Gorengan atau makanan yang digoreng, termasuk makanan penyebab asam lambung naik. Kandungan lemaknya yang tinggi dapat menyebabkan refluks asam lambung ke kerongkongan.

  • Buah yang rasanya asam

    Hindari jeruk dan makanan olahannya, seperti jus jeruk, serta buah-buahan lain yang rasanya asam. Kandungan asam pada buah-buahan ini dapat menyebabkan rasa mulas yang terasa seperti terbakar, dan sangat terkait dengan maag. Sensasi seperti terbakar ini terutama terjadi jika Anda mengonsumsi buah dengan rasa asam ketika perut dalam keadaan kosong.

  • Makanan pedas

    Seperti buah yang asam, makanan pedas juga merupakan makanan penyebab asam lambung naik. Rasa pedas memicu perut mulas dan sensasi terbakar pada bagian dada. Kurangilah makanan yang mengandung cabai atau lada. Namun, akan lebih baik jika Anda tidak mengonsumsinya sama sekali.

  • Cokelat

    Sayang sekali makanan enak ini juga harus dihindari oleh Anda yang tidak ingin asam lambung naik. Cokelat mengandung tinggi lemak dan kokoa yang menyebabkan refluks. Kandungan theobromine dan kafein pada cokelat juga menyebabkan refluks. Sebenarnya cokelat hitam (dark cokelat) mengandung lebih sedikit zat-zat penyebab refluks tersebut. Namun, agar lebih aman, sebaiknya hindari dahulu sampai Anda benar-benar terbebas dari risiko asam lambung.

  • Daging berlemak

    Daging berlemak termasuk makanan penyebab asam lambung, sebab daging dengan kandungan lemak tinggi biasanya berada lebih lama di dalam perut. Inilah yang merangsang produksi asam lambung. Jika Anda tetap ingin mengonsumsi daging, buanglah bagian lemaknya dan konsumsilah hanya satu kali seminggu, untuk mengurangi risiko naiknya asam lambung.

  • Produk susu tinggi lemak

    Jika Anda tetap mengalami masalah asam lambung, hindari seluruh makanan berlemak, termasuk makanan yang terbuat dari susu tinggi lemak. Pilihlah susu rendah lemak untuk melengkapi kebutuhan nutrisi harian Anda. Boleh saja tetap mengonsumsi produk olahan susu tinggi lemak, selama hanya digunakan sebagai penambah rasa makanan, bukan bahan utama.

Selain beberapa jenis makanan di atas, ada pula minuman yang sebaiknya dihindari. Minuman soda dan minuman berkarbonasi lain, mengandung gelembung gas yang akan membuat lambung meregang. Tekanan dari gelembung-gelembung ini juga menyebabkan asam lambung naik. Selain itu, soda bersifat asam, sehingga semakin menambah risiko naiknya asam lambung.

Jika Anda mengonsumsi kopi yang mengandung kafein sesekali, mungkin saat itu Anda tidak merasa apa-apa. Namun, jika diminum secara rutin, dapat meningkatkan kemungkinan mengalami maag. Sebaiknya, sebelum terjadi kenaikan asam lambung, gantilah kopi dengan teh chamomile atau teh hijau.

Konsumsilah Makanan yang Lebih Sehat

Di samping menghindari makanan yang sudah disebutkan di atas, untuk mencegah asam lambung naik, konsumsilah makanan yang baik bagi lambung, yaitu:

  • Sayuran
    Selain rendah lemak, sayuran juga dapat mengurangi asam lambung. Pilih sayuran hijau seperti brokoli, mentimun, kembang kol, dan sayuran berwarna hijau lainnya.
  • Oatmeal
    Oatmeal dapat menyerap asam sehingga mengurangi gejala refluks. Tidak mengherankan, sebab oatmeal adalah gandum utuh yang merupakan sumber serat.
  • Jahe
    Jahe memiliki sifat antiradang alami, sehingga dapat mengurangi rasa nyeri akibat peradangan di dalam lambung. Campurkan irisan jahe pada minuman atau rebus jahe pada minuman yang Anda buat, lalu konsumsilah agar perut terasa lebih nyaman.
  • Putih telur
    Pilih protein berupa putih telur, sebab bagian ini rendah lemak dan tidak berisiko menimbulkan nyeri ulu hati akibat asam lambung naik. Sebaliknya, hindari kuning telur yang mengandung tinggi lemak karena dapat memicu gejala refluks.
  • Lemak sehat
    Tidak semua lemak itu jahat. Lagipula, tubuh pun memerlukan lemak untuk menjalankan fungsinya dengan baik. Pilih makanan yang mengandung lemak sehat, seperti alpukat, kacang kenari, minyak wijen, dan minyak zaitun.

Memang tidak mudah menghindari makanan penyebab asam lambung naik, karena rasanya yang enak dan mungkin sudah menjadi makanan favorit Anda. Namun, sebaiknya bijak dalam memilih makanan agar terhindar dari sakit maag, karena naiknya asam lambung dapat menyebabkan komplikasi yang serius. Bila perlu, konsultasi ke dokter untuk memastikan jenis makanan yang perlu Anda hindari.

anda sudah baca kenapa asam lambung naik, Baca juga:

Penyebab asam lambung naik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *