maag gejala

GoldG.co.id-Beberapa gejala maag biasanya sudah akrab dengan masyarakat seperti nyeri pada perut bagian atas, sakit terasa panas, perut terasa penuh alias cepat merasa kenyang, mual dan kembung dan sebagainya. Dalam banyak kasus jika tidak diobati atau obatnya tidak cocok terjadi refleks dimana makanan atau cairan akan masuk dari lambung ke kerongkongan yang membuat penderita sering bersen­dawa dan terasa nyeri ulu hati yang berujung pada muntah.

Maag disebabkan oleh luka pada lambung yang tidak segera terobati dan berakibat infeksi bakteri Helicobacter pylori. Luka ini terjadi oleh banyak sebab, yang paling   umum adalah pola makan tidak teratur atau sensitif terhadap menu makanan tertentu seperti rasa pedas atau yang lainnya dan ada juga penyebab lain seperti efek samping penggunaan obat antinflamasi nonsteroid (OAINS). Maag bisa mudah kambuh atau terjadi jika dipicu oleh stres, karena stres akan membuat syaraf mengeluarkan hormon berlebih yang mengganggu kinerja lambung secara keseluruhan.

Gejala sakit maag biasanya akan semakin memburuk jika disertai dengan stres. Selain stres, masuknya udara lewat mulut ketika mengonsumsi makanan juga bisa menyebabkan perut semakin kembung dan frekuensi sendawa meningkat.

Sakit maag adalah sebuah jenis penyakit yang menyerang sistem pencernaan dan sangat umum terjadi. Pasti kita tidak asing dengan penyakit maag dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan, maag sendiri adalah rasa nyeri pada bagian lambung perut manusia.

Berikut 3 komplikasi yang berkaitan dengan penyakit maag:

1. Esofagus barret

Esofagus barret disebabkan oleh paparan asam lambung di kerongkongan secara terus menerus, yang menyebabkan perubahan pada sel-sel di lapisan bagian bawah kerongkongan menjadi sel kanker.

2. Stenosis pilorus

Komplikasi ini terjadi karena paparan asam lambung pada area pilorus dalam jangka panjang, yang menimbulkan jaringan parut dan mempersempit pilorus. Sehingga mengakibatkan makanan tidak tercerna dengan baik.

3. Penyempitan esofagus

Penyempitan esofagus terjadi saat seseorang sering mengalami sakit maag akibat refluks asam. Gejala yang muncul biasanya berupa sulit menelan dan nyeri pada bagian dada.

 

Penyebab Sakit Maag

Sebelum kamu mengetahui penyabab sakit maag, kamu harus tahu tentang cara kerja lambung. Pertama-tama, makanan masuk ke lambung lalu dicerna secara kimiawi dengan bantuan dari enzim pepsin dan renin dicampur dengan asam lambung (HCl).

Apabila terjadi gangguan, maka kerusakan pada mukosa akan menimbulkan rasa sakit atau nyeri. Apabila gangguan ini terus menerus terjadi, maka luka pada lapisan mukosa lambung dapat membuat terjadinya maag. Rasa nyeri karena maag akut disebabkan oleh rangsangan yang dibuat oleh asam lambung pada lapisan mukosa lambung, sehingga ujung-ujung syaraf menjadi lebih peka oleh rasa nyeri.

 

Banyak faktor yang dapat menyebabkan sakit maag, seperti:

  1. Adanya masalah psikologi.
  2. Infeksi bakteri helicobacter pylori.
  3. Efek samping menggunakan obat anti inflamasi nonsteroid.
  4. Terlalu banyak makan.
  5. Kelebihan berat badan.
  6. Makan terlalu cepat.
  7. Mengonsumsi makanan berminyak, berlemak dan pedas.
  8. Terlalu banyak mengonsumsi minuman berkafein dan soda.
  9. Mengonsumsi cokelat berlebihan.

Sakit maag juga terjadi akibat komplikasi terhadap penyakit, misalnya penyakit batu empedu, radang pancreas, penyumbatan usus dan kanker lambung.

Pengobatan Sakit Maag

Terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meredakan sakit maag, yaitu:

  1. Menghentikan konsumsi aspirin saat sakit maag berlangsung.
  2. Hilangkan rasa cemas dan kendalikan stres.
  3. Mengurangi atau bahkan menghentikan konsumsi zat kafein atau alkohol bila sakit maag datang.
  4. Menghindari makanan yang bisa memicu sakit maag.
  5. Interaksikan pada dokter ahli untuk cara pengobatan selanjutnya.

 

Jadi kapan Harus ke Dokter?

Segera hubungi dokter apabila merasakan gejala-gejala di atas. Penanganan yang tepat dapat meminimalisir akibat, sehingga pengobatan bisa lebih cepat dilakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *