Pengaruh Asam Lambung

Pengaruh asam lambung- Asam lambung akan membunuh bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh bersama-sama dengan bahan makanan.

Pengertian asam lambung

Asam lambung merupakan senyawa yang memiliki rumus kimia HCl atau asam klorida. Senyawa ini bersifat asam. Kadar HCl dalam asam lambung adalah sekitar 0.5% dari total getal lambung. Asam lambung berfungsi untuk membantu memproses pencernaan makanan sehingga makanan yang dikonsumsi menjadi mudah di cerna atau dilumatkan didalam lambung. Makanan yang dicerna kemudian berubah menjadi cair dan nurisi yang ada pada makanan tersebut akan disalurkan dan diserap oleh tubuh.

Asam lambung akan membunuh bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh bersama-sama dengan bahan makanan. Pada dinding lambung terdapat lendir yang disebut dengan mukus yang berfungsi untuk melindungi lambung. Tapi, jika jumlah lendir terlalu sedikit atau sebaliknya asam lambung terlalu banyak, maka bisa terjadi luka pada dinding lambung. Gejala ini kemudian menimbulkan penyakit maag.

Penyakit maag dapat timbul karena kelebihan HCl. Produksi HCl ini dapat dipicu oleh makanan dan minuma, seperti makanan pedas, alkohol, kopi, dan nikotin. Tidak hanya itu, juga bisa dipicu oleh tekanan pikiran (stress). Asam lambung yang berlebihan ini dapat mengikis dinding lambung. Gejala dari penyakit ini yang biasa timbul yaitu terasa nyeri dibagian dada.

Gangguan pencernaan, seperti nyeri perut, diare, dan kembung, merupakan beberapa masalah kesehatan yang dapat timbul akibat tidak normalnya kadar asam lambung. Jika dibiarkan berlarut-larut tanpa penanganan, kondisi tersebut dapat menimbulkan penyakit serius yang berpotensi mengancam nyawa.

Fungsi lambung pada sistem pencernaan manusia sangat vital perannya. Terutama dalam menyimpan dan mencerna makanan sebelum pada akhirnya dapat diserap oleh sel-sel tubuh sebagai sumber energi.

Fungsi lambung secara umum adalah tempat di mana makanan dicerna dan sejumlah kecil sari-sari makanan diserap. Lambung merupakan salah satu organ dalam tubuh yang menjadi bagian dari sistem pencernaan manusia. Bentuknya menyerupai huruf J dan berdinding tebal, terletak di sebelah kiri atas rongga perut, tepat di bawah diafragma.

Fungsi lambung pada sistem pencernaan manusia sangat vital perannya. Terutama dalam menyimpan dan mencerna makanan sebelum pada akhirnya dapat diserap oleh sel-sel tubuh sebagai sumber energi.

Fungsi lambung manusia

1. Penyimpanan dan mencerna makanan

Fungsi lambung yang utama adalah sebagai penyimpanan makanan sebelum menuju proses pencernaan selanjutnya. Lambung memiliki bentuk yang fleksibel sehingga dapat menyimpan makanan dengan volume hingga 4 liter. Padahal dalam keadaan kosong, volume internal lambung hanya sekitar 50 ml.

Total waktu makanan disimpan di lambung adalah kurang lebih sekitar 2 hingga 3 jam. Namun pada dasarnya lama waktu makanan berada di lambung bisa berbeda-beda, bergantung pada jenis makanan yang diproses oleh lambung. Selain itu berapa lama makanan berada di lambung ditentukan oleh banyak faktor. Misalnya saja komposisi makanan. Makanan yang banyak mengandung karbohidrat akan lebih singkat berada di lambung. Sedangkan makanan yang tinggi protein dan lemak akan tinggal lebih lama.

Setelah makanan dicerna di mulut, makanan akan masuk ke esofagus untuk kemudian menuju ke lambung. Di dalam lambung inilah makanan akan melalui proses pencernaan tahap kedua. Proses pencernaan makanan ini terjadi melalui proses mekanik dan kimiawi.

2. Fungsi lambung untuk membunuh mikroorganisme berbahaya

Lambung memproduksi asam klorida (HCI) yang memiliki banyak fungsi penting. Salah satunya untuk membunuh mikroorganisme patogen yang masuk secara tidak sengaja bersama makanan. Agar tidak menyebabkan penyakit, mikroorganisme ini dibasmi oleh asam lambung yang diproduksi oleh sel-sel parietal dalam lambung. Asam klorida ini dihasilkan oleh sel-sel parietal yang proses pembentukannya diawali oleh reaksi pembentukan asam karbonat dari karbondioksida dan air dengan enzim karbonat anhidrase.

3. Fungsi lambung membantu penyerapan Vitamin B12

Sel parietal pada fundus lambung menghasilkan dua sekresi penting, salah satunya faktor intrinsik. Faktor intrinsik adalah glikoprotein yang berperan penting dalam penyerapan vitamin B12 (kobalamin) dalam usus. Fungsi lambung adalah untuk menyerap vitamin B12.

Manfaat vitamin B12 untuk tubuh sangat banyak mulai dari berperan dalam pembentukan sel darah merah, membantu proses pembentukan DNA, hingga memelihara sistem saraf. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan berbagai masalah dalam tubuh.

4. Fungsi lambung mengontrol hormon

Selain memproduksi enzim, lambung juga memproduksi beberapa hormon yang berperan penting dalam sistem pencernaan, seperti hormon gastrin dan ghrelin.Gastrin diproduksi oleh sel G yang terdapat di dinding lambung. Hormon ini berfungsi untuk merangsang sekresi asam lambung secara terus-menerus. Sedangkan ghrelin diproduksi dalam kelenjar oksintik mukosa yang tersebar di dalam lambung. Ketika tubuh lapar atau kekurangan energi, hormon ghrelin lah yang bertanggung jawab untuk memberi sinyal pada hipotalamus.

5. Fungsi lambung untuk meredam bahaya asam lambung

Di dalam lapisan mukosa lambung, terdapat sel yang disebut dengan sel goblet. Sel ini akan mensekresikan lendir bikarbonat yang bersifat basa ke lapisan terluar dari lambung agar tidak rusak akibat aktivitas asam lambung dan enzim pepsin.

Fungsi lambung pada manusia memang cukup vital. Oleh sebab itu gangguan pada fungsi lambung dapat menyebabkan beragam penyakit yang bisa membahayakan tubuh.

Jika fungsi lambung mengalami gangguan, biasanya seseorang akan merasakan beberapa gejala seperti kembung, mual, muntah, nyeri pada bagian lambung, dan gejala lainnya. Kondisi yang seperti ini tentu dapat sangat menganggu aktivitas dan rutinitas harian.

Baca juga:

Cara mengatasi asam lambung kambuh

Cara penyembuhan penyakit asam lambung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *